Potongan Hingga Rp600 Ribu! Ratusan Guru ASN/PPPK Tubaba Kecewa TPG Tidak Sesuai Ekspektasi
TUBABA – Ratusan guru PNS dan PPPK di Tubaba mengungkapkan rasa kekecewaannya setelah menerima notifikasi Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang tidak sesuai dengan yang diharapkan. Salah seorang guru negeri mengaku mengalami potongan hingga hampir enam ratus ribu rupiah dari gaji pokoknya yang senilai lebih dari Rp3 juta.
“Gaji pokok saya Rp3.054.000. Seharusnya yang masuk setelah pajak 6% sekitar Rp2.867.000, tapi yang ditransfer ke rekening saya cuma Rp2.384.000. Ini baru masuk gaji TPG atau gaji 13 100%,” ujarnya dengan nada kecewa.
Sebagai informasi, TPG merupakan tunjangan pemerintah bagi guru bersertifikat pendidik sebagai bentuk penghargaan atas profesionalisme dan dedikasi mereka. Tunjangan ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan kualitas pengajaran, diberikan setiap bulan setara dengan gaji pokok bagi guru PNS atau nominal tertentu bagi non-PNS, dicairkan melalui mekanisme APBN/APBD berdasarkan data dari Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Para guru merasa kecewa karena menyatakan potongan tersebut dilakukan secara sepihak.
Simpang siur informasi beredar bahwa potongan dilakukan untuk memenuhi sokongan yang terkesan dipaksakan kepada Baznas. Selain itu juga informasi beredar bahwa potongan TPG akibat pembayaran dana dari pusat tidak terpenuhi namun dalam data keuangan bahwa pencairan dana Tunjangan bagi guru di Tubaba dibayar full.
Isi salah satu pesan yang beredar menyampaikan, “Bapak/ibu THR TPG baru 14 yang disalurkan, 13 nya bulan Maret ya, kemudian dana emang tidak seratus persen karena dana dari pusat juga pengajuan tidak sesuai yang diharapkan, ada pembayaran THR guru agama Islam di bawah naungan Kemdikbud yang dibayarkan dari th 2023-2025.. Selain itu juga ada potongan untuk keperluan Baznas dan qurban.. tks.”
Sampai saat ini, belum ada klarifikasi resmi dari dinas pendidikan terkait, pihak pemerintah pusat, maupun instansi yang disebutkan, mengenai alasan pasti potongan tersebut dan kebenaran berbagai informasi yang beredar di masyarakat. Para guru mengharapkan adanya penjelasan transparan agar ketidakpastian dan kekhawatiran dapat teratasi. (Aris)
Potongan Hingga Rp600 Ribu! Ratusan Guru ASN/PPPK Tubaba Kecewa TPG Tidak Sesuai Ekspektasi














