Muhammadiyah Tubaba Keluarkan Edaran Shalat Gerhana Bulan Total, Warga Di Himbau Laksanakan Shalat Gerhana 3 Maret 2026
Pimpinan Daerah Muhammadiyah Tulang Bawang Barat (PDM Tubaba) mengimbau seluruh warga Muhammadiyah di Kabupaten Tulang Bawang Barat untuk melaksanakan Salat Gerhana Bulan Total pada Selasa Wage, 14 Ramadhan 1447 Hijriah atau bertepatan dengan 3 Maret 2026.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 012/EDR/III.0/C/2026 tentang Pelaksanaan Salat Gerhana Bulan Total yang diterbitkan pada 28 Februari 2026.
Dalam surat edaran tersebut, Ketua PDM Tubaba, H. Susilo Aris Nugroho, S.Th.I., SIP., menyampaikan bahwa pelaksanaan salat gerhana merujuk pada Maklumat Majelis Tarjih dan Tajdid Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/1.1/2026 tertanggal 3 Ramadhan 1447 H atau 20 Februari 2026 M.
“Kami menginstruksikan kepada seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) dan Pimpinan Ranting Muhammadiyah (PRM) se-Tulang Bawang Barat agar dapat melaksanakan Salat Gerhana Bulan Total dengan mempertimbangkan aspek syiar dan keputusan masing-masing pimpinan cabang atau ranting,” ujar Susilo dalam edaran tersebut.
Edaran ini ditujukan kepada Anggota Pleno PDM, Pimpinan Daerah Aisyiyah, Majelis dan Lembaga, Organisasi Otonom, PCM se-Tubaba, Pimpinan Ranting, Pimpinan serta PTK Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), hingga seluruh warga Muhammadiyah dan Aisyiyah se-Kabupaten Tulang Bawang Barat.
Adapun jadwal fase gerhana berdasarkan waktu Indonesia bagian barat (WIB) adalah sebagai berikut:
-Gerhana sebagian mulai pukul 16.50 WIB
-Gerhana total mulai pukul 18.04 WIB
-Puncak gerhana pukul 18.33 WIB
-Gerhana total berakhir pukul 19.02 WIB
-Gerhana sebagian berakhir pukul 20.17 WIB
Sementara itu Sekretaris Umum PDM Tubaba, Yudo Utomo, menyampaikan bahwa fenomena astronomi ini merupakan tanda nyata kebesaran Allah SWT. Ia menekankan bahwa momen ini tidak seharusnya dilewatkan hanya sebagai tontonan alam biasa, melainkan harus dijadikan sarana refleksi spiritual.
“Kami mengajak warga Muhammadiyah dan masyarakat umum untuk meramaikan masjid dan mushala guna melaksanakan Salat Khusuf secara berjamaah. Jadikan fenomena ini sebagai momentum peningkatan keimanan dan ketakwaan kita kepada Sang Pencipta,” ujar Yudo Utomo.
Sekum PDM Tubaba ini memberikan gambaran tata cara shalat gerhana sebagaimana panduan dari Majelis Tarjih dan Tajdid Muhammadiyah tata caranya shalat gerhana adalah :
• Imam menyerukan “Aṣ-ṣalātu jāmi‘ah”
• Memulai salat dengan takbir, lalu membaca surah al-Fatihah dan surah yang panjang dengan suara yang lantang (jahar).
• Melakukan rukuk dengan membaca tasbih yang lama.
• Bangkit dari rukuk dengan membaca “Sami‘allāhu li man ḥamidah”, makmum membaca “Rabbanā wa lakal-ḥamd”.
• Berdiri tegak lagi, lalu membaca al-Fatihah dan surah panjang (namun lebih pendek dari yang pertama).
• Rukuk kembali dengan membaca tasbih yang lama (namun lebih singkat dari yang pertama).
• Bangkit dari rukuk kedua dengan membaca “Sami‘allāhu li man ḥamidah”.
• Melakukan sujud.
• Duduk di antara dua sujud.
• Sujud kedua.
Rakaat Kedua
• Berdiri tegak untuk mengerjakan rakaat kedua dengan urutan yang sama seperti rakaat pertama (dua kali rukuk dan dua kali berdiri).
• Menyelesaikan salat hingga salam.
Setelah Salat
• Setelah salat selesai, imam berdiri menyampaikan khutbah satu kali. Isi khutbah meliputi:
• Nasihat dan peringatan terhadap tanda-tanda kekuasaan Allah.
• Ajakan untuk memperbanyak istigfar dan sedekah.
Anjuran melakukan berbagai amal kebajikan. (*)
Muhammadiyah Tubaba Keluarkan Edaran Shalat Gerhana Bulan Total, Warga Di Himbau Laksanakan Shalat Gerhana 3 Maret 2026












